hoek

Maaf, Saya Belum Siap Menikah…

Satu jawaban menakutkan yang bisa didengar dari seorang laki-laki saat melamar perempuannya, “Maaf, saya belum siap menikah…”

Sebenarnya jawaban ini terdengar manis. Demi terdengar lebih manis, barangkali akan ada laki-laki yang berteriak, “BAIKLAH. AKAN KUTUNGGU SAMPAI KAU SIAP. KALA ITU, AKU AKAN JAUH LEBIH SIAP DARIPADA KESIAPANKU SAAT INI.”

Tetapi kemudian disadari sesuatu. Yang diajak komunikasi adalah perempuan. Selalu ada misteri di balik perkataan mereka. Misteri dalam bentuk kode rahasia. Misteri yang tak akan pernah terbuka pintu jawabannya bagi laki-laki.

Salah satu misteri menakutkan itu misalnya kalau ternyata kata-kata dari sang perempuan tadi ada sambungannya, namun tidak terucap (atau memang sengaja tidak diucap). “Maaf, saya belum siap menikah… dengan ANDA. Kalau dengan laki-laki lain, saya SANGAT siap.”

Ahh.. menakutkan sekali. Rasanya ingin cepat-cepat belajar memahami kode perempuan agar cepat sadar kalau kata-kata yang mereka sampaikan sebenarnya pahit. Tak menutup kemungkinan juga kalau jawaban sebenarnya jauh lebih manis dari itu. Yahh, seperti yang dikatakan. Perempuan adalah suatu misteri yang berbicara dengan kode.

Kembali ke jawaban tadi, perkataan “Maaf, saya belum siap menikah…” seharusnya memang memiliki sambungan jawabannya. Tuh. Coba lihat. Di akhir jawaban itu ada titik 3 nya kan? Mendingan langsung tanya aja deh. Nggak capek apa dipusingin kode?

Advertisements