Lahir

Kedua orang tua saya sudah ada di rumah sakit di jum’at pagi itu demi menanti kelahiran anak pertamanya. Entahlah detailnya bagaimana. Saya belum lahir untuk menyaksikan kronologis kelahiran itu. Yang saya ingat dari cerita mereka: Keberangkatan mereka ke rumah sakit pada jumat itu sedikit tak terduga. Hasil estimasi dari seorang dokter kandungan menyatakan saya akan lahir bulan depan, atau bulan ke-9 pasca positif hamil. Namun nyatanya ‘bukaan’ terjadi pada jumat sebulan sebelum perkiraan. Maka mereka berdua pun berangkat ke rumah sakit terdekat.

Abah gelisah. Sudah sejak pagi ia berada di rumah sakit, namun belum ada panggilan dari balik ruang kelahiran tempat Umi berada. Katanya, Abah dulu mondar-mandir di depan pintu kaca rumah sakit yang serba putih. Klise sekali. Tapi kurang lebih saya mengerti perasaannya. Perasaan gelisah dan deg2an itu. Semua pasti berasa amat cepat baginya. Tak sampai setahun pernikahannya berlangsung, ia akan menjadi ayah.

Kegelisahannya itu ia bawa dalam doa ketika shalat jumat. Entah apa ia mendengar khutbah jumat itu atau tidak. Yang jelas, ia mengaku benar-benar berharap kelahiran pertama istrinya lancar.

Hingga pasca shalat jumat, anak yang ditunggu belum juga lahir. Umi sendiri tidak merasakan sakit  saat itu meski sudah berbaring mempersiapkan kelahiran sejak pagi. Baru beberapa menit sebelum saya lahir ia merasakan sakit. Lalu setelah berjerih payah mempertaruhkan hidupnya, akhirnya saya lahir juga. Jum’at siang, pukul 14.32. Normal dengan berat 2.8 kg

Ah… sama sekali tak ada ingatan tentang bagaimana perasaan saya dulu pertama kali dilahirkan. Harusnya sih saya menangis. Namun yang pasti, malam itu menjadi malam yang panjang bagi kedua orang tua saya. Abah sepanjang malam berbangga dengan berkata, “Alisnya mirip gua” ke Umi yang membalasnya dengan senyum penuh arti.

4 thoughts on “Lahir

  1. Ibu melahirkan dengan penuh pengorbanan peluh dan darah mengucur, jangan pernah menyakiti hatinya. Sementara ayah saat akan dilahirkan ia begitu resah was-was, namun berdoa semoga anakku lahir dalam keadaan sehat dan tidak kekurangan apapun.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s