Tidak Ada Lagi TID/Uang Saku untuk Mahasiswa Polstat STIS?

Ya. Betul. Dan berlaku juga untuk mahasiswi.

Per tahun 2019, tidak ada lagi Tunjangan Ikatan Dinas (TID) atau uang dinas atau uang saku yang diberikan tiap bulannya kepada mahasiswa/i Polstat STIS. TID terakhir diberikan pada tahun 2018. Sebagai alumnus sana, saya turut bersedih.

Saya dengar alasannya dikarenakan anggaran untuk TID STIS itu tidak lagi disetujui oleh Kementerian Keuangan. Alasan lain, katanya karena sampai tahun lalu seluruh sekolah/perguruan tinggi kedinasan tidak ada lagi yang menerima tunjangan dinas kecuali STIS. Akibatnya tunjangan dinas untuk STIS pun tidak disetujui. Sepertinya ada banyak kabar burung yang beredar tentang alasan dihentikannya TID di STIS, dan apa yang saya kemukakan sebelumnya adalah sedikit dari alasan/kabar burung tersebut. Lebih baik jangan mentah-mentah dipercaya alasan-alasan dalam paragraf ini.

Saya pikir, mengapa uang dinas di STIS bisa besar sekali dulu adalah karena STIS adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang tidak memiliki fasilitas asrama atau makan sehari-hari. Boro-boro asrama, lihat luas tanah STIS sendiri kadang miris. Memang STIS tidak memiliki tanah yang luas dibandingkan perguruan tinggi kedinasan atau negeri atau swasta lainnya. Oleh sebab itu, diberikanlah uang dinas sebagai pengganti tidak adanya asrama. Uang itu dapat dipakai untuk menutupi kebutuhan tempat tinggal mahasiswa/i STIS dengan cara menyewa kos atau kontrakan. Di sekitar kampus STIS ada banyak sekali kos/kontrakan bertebaran.

Yang pasti, sekali lagi diulangi, tidak ada lagi yang namanya Tunjangan Ikatan Dinas (TID) atau uang dinas atau uang saku untuk setiap mahasiswa/i Polstat STIS

Meski begitu, kuliah di STIS tetap gratis. Tidak ada uang semesteran. Toh satu alasan itu sudah cukup bagi teman-teman yang sedang mencari sekolah tanpa biaya bukan? Itu, dan kalian mesti belajar mencintai Statistika juga ♥

WhatsApp Image 2019-03-18 at 10.54.36

Untuk penerimaan tahun 2019, pendaftaran akan dibuka pada 9-30 April 2019. Hanya itu info terkait penerimaan mahasiswa baru Polstat STIS tahun ini. Ikuti terus perkembangannya di website resmi dan juga medsos STIS untuk info selanjutnya :))

Oh ya, ini ada materi teaser penerimaan mahasiswa STIS tahun 2019 ini. Lumayan lah bagi yang berminat intip-intip kampus STIS hehe. Sementara bagi saya, menonton ini jadi bikin kangen kampus huhu

Barangkali ada perubahan info, insyaallah akan ada koreksi di tulisan/blog ini

22 thoughts on “Tidak Ada Lagi TID/Uang Saku untuk Mahasiswa Polstat STIS?

  1. Kalo perlu dibubarkan saja, banyak anak jurusan statistics di luar sana yang lebih pinter2, bikin rugi negara saja, ngapain coba kementrian2 suka punya perguruan tinggi sendiri2

    Like

    1. Kalo dibubarin, yang ngisi jabatan2 strategis bidang pemerintahan siapa ya mas? Tau sendiri pamor pns gak selalu bagus buat tiap orang. Banyak yg lebih prefer kerja d ranah swasta dibanding mengabdi ke negara.

      Liked by 1 person

    2. Anak anak STIS juga InsyaAllah pinter kok, mereka banyak juga yang lolos di PTN tapi akhirnya pindah ke STIS.. Mungkin memang diluar banyak anak statistik yg lebih pinter, tapi di lembaga pemerintahan dibutuhkan lebih dari sekedar pinter.. Tapi dibutuhkan juga adab dan tata krama sebagai ASN, kami di PTK dididik bukan sekedar untuk pinter. Tapi juga bagaimana untuk menjadi ASN yang amanah, jujur, berintegritas, dan lebih mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.. Jadi yah, wajar aja kementerian buka sekolah/perguruan tinggi sendiri

      Liked by 1 person

  2. jadi, alasan/kabar burung tentang nggak adanya TID apa? Belum terjawab deh kayaknya. Kucari-cari nggak ada penjelasannya.

    Setelah kalimat “Sepertinya ada banyak kabar burung yang beredar tentang alasan dihentikannya TID di STIS, dan apa yang saya tulis di sini adalah sedikit dari kabar burung tersebut. Lebih baik jangan mentah-mentah dipercaya alasan-alasan tersebut.”

    dilanjutkan dengan penjelasan tentang mengapa jumlah TID dulu besar sekali. Saya jadi menyimpulkan kalau nggak ada TID karena sekarang ada asrama.

    Like

    1. nggak usah takut dek… pihak SEMA (seperti osis klo di SMA) masih mengupayakan utk mahasiswa yg tdk mampu agar diberikan bantuan. Kemudian juga kamu bisa mencari pekerjaan sambilan seperti ngajar les atau freelancer. Dengan ilmu dari STIS kamu bisa bantu bantu olah data dll. Pokoknya gak usah khawatir toh kos-kosan di sana masih lumayan terjangkau kok. Semangat!

      Like

  3. semoga para orangtuanya dimudahkan rejeki jadi bisa mandiri tanpa TID 🙂
    insyaallah bisa, dirubah mindsetnya aja, jangan karena ga ada TID jadi bikin down n ga mau sekolah disana 🙂

    Liked by 1 person

  4. Anak anak STIS juga InsyaAllah pinter kok, mereka banyak juga yang lolos di PTN tapi akhirnya pindah ke STIS.. Mungkin memang diluar banyak anak statistik yg lebih pinter, tapi di lembaga pemerintahan dibutuhkan lebih dari sekedar pinter.. Tapi dibutuhkan juga adab dan tata krama sebagai ASN, kami di PTK dididik bukan sekedar untuk pinter. Tapi juga bagaimana untuk menjadi ASN yang amanah, jujur, berintegritas, dan lebih mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.. Jadi yah, wajar aja kementerian buka sekolah/perguruan tinggi sendiri.

    Like

    1. Terkait dengan pendanaan untuk BPS sendiri. Maklum, sebagai instansi pemerintah, BPS termasuk instansi yang “kering”

      Btw nggak banyak PTK yang masih memberikan uang saku. STIS satu2nya yang memberikan sampai sebanyak 1 juta waktu itu

      Like

Leave a Reply to bicara Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s