Suatu Saat Mengisi Daya

Kemudian aku tertawa sendiri. Mengapa hanya untuk urusan mengisi baterai handphone aku merasa begitu bahagianya? Bukankah seharusnya tidak begitu?

Kemudian aku mengingat lagi. Alasan yang sama, yang membuatku mengulang senyum bodoh (yang orang kira) tanpa alasan. Alasan yang membuatku dengan nekatnya berharap lagi

Kemudian kemudian kemudian, selalu kau yang kukemudiankan, sadar tak sadar.

——————————————————

Apa-apaan judulnya -_____-

Oh ya, biasanya kalau ngecas hape suka ditinggal semalaman? Pernah denger kalau hape zaman sekarang udah pinter banget, sampai-sampai paham kalau udah “kenyang”, doi bakal nyetop sendiri ngecasnya.

Hape saya kayaknya nggak sepinter itu. Kalau dicas semalaman, pagi sampai siangnya sewaktu dipakai bisa lebih cepat habis baterai. Jadi pengen tau berapa banyak yang ngerasain “hape sekarang kalau ngecasnya full, dia bakal stop ngecas sendiri…”

19 thoughts on “Suatu Saat Mengisi Daya

  1. Pengalaman kalo hape biasa diisi malam trus ditinggal tidur, lama-lama jadi rusak atau gemuk.. Jadi nggak lagi isi daya malam, kalo pun terpaksa harus, aku pasang alarm 1-2 jam kedepan.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s