Sebuah Kantor dan Karyawannya yang Muda

Kantor kami hanyalah kantor kecil berisi 14 orang. Ke-14 orang itu bertanggung jawab atas statistik 88.971 orang penduduk. Jumlah penduduk itu adalah jumlah penduduk dalam satu kabupaten dan masih terbilang sedikit dibanding banyak kabupaten lainnya. Meskipun begitu, tetap saja pekerjaan di tempat saya banyak. Dapat terbayangkan bagaimana tekanan yang dialami karyawan kantor kami. Deadline-deadline-deadline selalu ada. Dengan tekanan seperti itu, karyawan muda yang kuat, tahan banting, pressure-resistant

Di kawasan sini, kantor saya dikenal memiliki karyawan yang muda-muda. Sebenarnya ini hanya tanggapan dari orang-orang sekitar, tapi saya mengerti mengapa mereka berkata begitu. Kebanyakan dari kami adalah pendatang dan setiap pendatang biasanya mencolok. Oleh karenanya kami mudah dikenali. Kebetulan kami pun muda-muda. Setengah dari karyawan kantor berumur kurang dari 27 tahun

Apa dampaknya? Yang paling saya soroti adalah bagaimana banyak orang yang melihat karyawan kami dengan mata mencari jodoh. Muda, rupawan/rupawati, dan memiliki nilai ekonomi yang diperhitungkan. Wajar saja banyak yang tergiur. Baik mereka yang mencari jodoh untuk diri sendiri ataupun para calon mertua bermata elang.

Seorang teman perempuan saya nun jauh di sana mengeluh karena lelah dicoba dijodohkan oleh semua orang. Bahkan oleh tetangga kos barunya yang baru kenal

Memang benar. Ketika berumur 20an, sudah bekerja, dan belum berkeluarga, seisi dunia seakan berusaha menjodohkan atau men-ciyeeeeee-kan seseorang dengan seseorang lainnya. Apalagi ibu-ibu. Asalkan dari segi usia tak berbeda terlalu jauh, itu sudah cukup dijadikan alasan bagi ibu-ibu itu untuk menjodoh-jodohkan sepasang jantan dan betina. Mungkin mereka pikir kami ayam

Advertisements

24 thoughts on “Sebuah Kantor dan Karyawannya yang Muda

  1. Waw, mencieciekan…ada2 aj ya istilahnya, haha … Mas Fadel msh muda jg kan? Dicieciekan jg ya? πŸ˜€

    Tp keren jg ya disoroti ketimbang dicueki. Ya trima sjalah resiko para karyawan muda yg punya gaji ok, hee …

    Jd kepo sya dg perusahaannya, ttg ap ya πŸ™‚

    Like

  2. πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„
    I felt you. Kalo aku santai aja nanggepinnya. Dijodoh – jodohin tapi kan aku nya belum tentu sreg. Deket alami tanpa perjodohan aja seringan gak berlanjut alias gagal. Nikmatin aja, diciye – ciyein bahkan meladeni calon mertua Bernita elang *ngakak maksimal.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s