Harap

Aku tak ingat kapan terakhir kali aku betul-betul berharap.

Bukan karena pengharapan menyakitkan (walau sebenarnya memang) atau takut dihanyutkan angan. Hanya saja, ‘hidup seperti air mengalir’ adalah ungkapan udik nan kuno yang hingga kini senantiasa kuimani, yang karenanya tak perlu aku menaruh harap menghamba merayu

Namun kini, ketika aku tahu apa yang kumau, iblis bernama asa menggerogoti leher, menjelma jadi angan, terejawantahkan nafsu memburu, hingga akhirnya mengaburkan peluang dan mimpi

Mari kita mengintip harap dari Yang Maha Memiliki

16 thoughts on “Harap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s