STIS: Jadi, Persyaratan Apa Saja yang Harus Dipenuhi Untuk Masuk?

Anggaplah semua yang membaca ini sudah memiliki sedikit minat untuk mendaftar STIS. Lalu apakah ada syarat tertentu untuk menjadi mahasiswa STIS? Tentu saja ada. Apa saja syarat-syarat tersebut? Banyakkah?

Saya mesti bilang cukup banyak. Maklum saja, STIS juga sekolah kedinasan. Beberapa persyaratan dibuat agar BPS tidak kesulitan ke depannya dalam mengelola tenaga kerja yang dimiliki. Tetapi tenang saja. Walau cukup banyak, persyaratan-persyaratan tersebut tidak terlalu sulit.

Persyaratan tersebut adalah:

1) Sehat jasmani dan rohani
– Artinya kamu mesti dapat dan layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan.
– Tidak buta warna. Total maupun parsial
– Bebas narkoba

2) Lulus Ujian Nasional dan memiliki bukti berupa Ijazah atau Surat Keterangan Lulus pengganti ijazah sementara

3) Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STIS sampai dengan pengangkatan PNS
– 
Bagi yang syahwat untuk menikahnya tidak terbendung lagi, jangan coba-coba untuk daftar disini ya!
– Ini serius lho!

4) Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain

5) Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan diSTIS
– SPID sendiri adalah semacam surat kontrak bagi tiap mahasiswa STIS
– Isinya berupa perjanjian yang harus diikuti selama berkuliah di STIS, seperti beberapa peraturan kedisiplinan, lamanya waktu mengabdi ke BPS, hingga denda/uang ganti rugi apabila keluar dari STIS-BPS sebelum waktu yang seharusnya

6) Bersedia di tempatkan di BPS seluruh Indonesia
– Juga ada di dalam SPID yang ditandatangani
– Tetapi kalau pinter dan dapat ranking 10 besar di jurusannya, ia boleh memilih ditempatkan di Jakarta
– Syarat ini kadang digampangkan banyak orang. Yang penting masuk STIS dulu. Nyatanya, ada juga yang berat sekali untuk menerima penempatannya di daerah yang relatif sulit. Seperti pedalaman Papua atau pulau-pulau kecil perbatasan Indonesia

img_7651
Foto jadul. Seragam yang sekarang punya bivakmut dan model pangkat yang berbeda. Entah kenapa anak STIS banyak yang cantik dan ganteng

Nah. Itu tadi syarat secara umum. Untuk dua program studi yang ada, terdapat syarat lagi.

(+) Program Diploma Empat (D4)
1. Siswa Kelas XII SMA/MA Jurusan IPA
2. Lulusan SMA/MA Jurusan IPA dengan umur tidak lebih dari 22 tahun per 1 Oktober
3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7,00 atau B pada rapor kelas XII semester I

(+) Program Diploma Tiga (D3)
1. Siswa Kelas XII SMA/MA Jurusan IPA/IPS
2. Lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS dengan umur tidak lebih dari 22 tahun per 1 Oktober
3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7,00 atau B pada rapor kelas XII semester I
4. Khusus Pendaftar yang berdomisili dan mendaftar di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung

Dan yang menjadi syarat terpenting:

LOLOS SELURUH TAHAPAN UJIAN SELEKSI MASUK STIS

Yak. Itu dia. Cukup banyak yang tersenggol dari STIS karena tahapan seleksi ini. Ujian seleksi masuk STIS terbagi ke dalam empat tahap.

  1. Tahap I: Tes Tertulis meliputi Matematika dan Bahasa Inggris
  2. Tahap II: Tes Kemampuan Dasar (TKD)
  3. Tahap III: Tes Psikotes
  4. Tahap IV: Tes Kesehatan

Kalau nanti tidak hujan, insyaallah akan ada bahasan sendiri untuk tes masuk ini. Satu hal, tes masuk STIS cukup menantang. Tingkat kesulitan tes tertulisnya kurang lebih sama dengan SBMPTN.

Dengan segala persyaratan yang disebutkan di atas, masih terdapat isu di kalangan umum terkait syarat masuk ke STIS. Ada yang bilang untuk masuk STIS mesti beginilah, mesti begitulah. Bahkan sampai ada kasus penipuan yang mengatasnamakan pihak STIS agar bisa masuk. Entah bagaimana isu ini dapat tersebar. Saya akan merangkum sedikit beberapa syarat isu tersebut.

Minimal nilai UN berapa?
Tidak ada persyaratan nilai UN minimal berapa. Yang penting lulus UN nya

Berapa tinggi badan minimal untuk masuk STIS?
Tidak ada tinggi badan minimal, baik laki-laki maupun perempuan.

Ada tes fisiknya? Semacam lari minimal berapa putaran atau push-up
Hingga tahun 2017 tidak ada. Tahun 2018 kemungkinan ada. Tahun-tahun berikutnya tunggu saja

Mata yang minus/plus/silinder atau kacamataan nggak bakal keterima ya?
Berkacamata atau tidak, tidak memengaruhi hasil seleksi. Di STIS banyak kok yang berkacamata.

Punya prestasi di tingkat kabupaten/provinsi/nasional/internasional akan semakin memudahkan untuk lolos seleksi?
Tidak. Tetapi prestasi-prestasi tersebut bisa jadi membantu ketika telah menjadi mahasiswa STIS.

Pendaftaran STIS mesti datang langsung ke kampus STIS nya?
Tidak. Pendaftaran dilakukan secara online. Untuk lokasi tahapan seleksinya pun dapat dilaksanakan di setiap provinsi (kecuali tahap kedua).

Kalau sudah pernah kuliah di tempat lain, masih boleh daftar?
Boleh. Selama dari segi usia masih kurang dari 22 tahun per 1 Oktober, boleh. Tapi kuliah di tempat lama terpaksa dilepas atau wisuda dulu

Dan saya yakin masih banyak lagi isu dan pertanyaan terkait persyaratan masuk STIS. Biasanya, mahasiswa STIS suka sosialisasi ke SMA di daerah sewaktu STIS sedang libur semester (februari). Akan ada penjelasan langsung dari mahasiswa STIS terkait persyaratan dan kehidupan di STIS. Manfaatkan kesempatan itu. Kalau memang sekolahnya tidak didatangi, pandai-pandailah mencari informasi. Bisa lewat web resmi STIS atau sumber terpercaya lainnya. Bisa juga lho bertanya di kolom komentar di bawah :))

Pendaftaran STIS mulai dibuka pada pertengahan Februari sampai akhir Maret dan informasi resmi terkait PMB STIS juga keluar di antara waktu-waktu itu. Jadi pantau saja ya~

UPDATE 15 APRIL 2018

Mulai tahun ini STIS berganti nama menjadi Polstat STIS. Akibatnya, ada beberapa perubahan yang terjadi. Misalnya dari segi tahapan seleksi yang mesti dihadapi. Tahapan seleksi masuk tahun 2018 ini adalah:

  • Tahap I: Tes Tertulis Matematika
  • Tahap II: Tes Kemampuan Dasar (TKD) dari BKN
  • Tahap III: Tes Psikotes
  • Tahap IV: Tes Kesehatan dan Kebugaran

Perubahan yang paling kentara antara tes tahun 2018 dan tahun sebelumnya adalah dihilangkannya tes Bahasa Inggris dan ditambahkannya tes kebugaran. Dari kabar burung yang beredar, tes kebugaran yang dimaksud berbentuk lari. Mirip dengan STAN. Namun info ini pun belum resmi. Kabar pasti tentang tes kebugaran yang dimaksud akan segera diketahui setelah tes tahap III dilaksanakan.

Tulisan lain tentang STIS:
STIS: Tes Masuk STIS dan Tips Mengalahkannya
STIS: Segala yang Ingin Kamu Tahu untuk Perkenalan Pertama dengan STIS

Sumber: web resmi STIS

 

Advertisements

81 thoughts on “STIS: Jadi, Persyaratan Apa Saja yang Harus Dipenuhi Untuk Masuk?

    1. STTS malah belum pernah denger hahaha. Untuk STIS, STIS termasuk sekolah kedinasan. Serupa dengan STAN, bedanya kami belajar statistika

      Hayo hayo daftar STIS jen
      Mari pindah haluan 😌

      Like

    1. Biaya pendaftaran tahun lalu Rp 300.000. Uang itu digunakan untuk mendapatkan Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM) dan wajib dibayarkan sebelum tes tahap 1. Kalau lolos tahap 1, tahap 2 tidak perlu bayar Rp 300.000 lagi

      Mohon maaf kalau belum terjawab

      Like

    1. Halo Tania
      Belum ada informasi resmi terkait lokasi ujian. Biasanya baru dapat dipastikan H-7 sebelum tes tahap 1 dimulai. Ikuti terus perkembangan informasinya ya tan, via web STIS atau dengan bertanya langsung ke kantor BPS di tempatmu tinggal

      Like

  1. Kak. Aku baja dipersyararan stis tahun ini untuk jurusannya IPA, atau
    Dan yang lainnya IPA/IPS, atau
    Maksudnya apa itu kak? Apa boleh jurusan selain IPA/IPS daftar?
    Mohon bantuannya jak

    Liked by 1 person

    1. Hi Dama
      Calon mahasiswa yang boleh mendaftar hanya boleh lulusan dari SMA atau MA. Selain itu tidak boleh.

      Lalu untuk jurusannya, Jurusan IPA boleh mendaftar di D4 atau D3. Sedangkan Jurusan IPS hanya boleh mendaftar untuk D3. Jurusan Bahasa atau yang lainnya tidak bisa mendaftar

      Sebagai catatan, program D3 hanya dibuka pendafatannya di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung

      Sebenarnya sudah saya tuliskan di atas dam. Silakan baca lagi untuk lengkapnya

      Like

  2. Kak. Mau tanya ni, untuk pendaftaran tahun ini beda sama yang lainnya.
    Aku kurang paham yang ini kak.
    Persyaratan masuk stis jurusan IPA, atau
    Dan ada lagi IPA/IPS, atau. Maksudnya juruan selain itu boleh daftar kak?
    Tolong bantuannya kak

    Like

    1. Hi Yosefa
      Tidak ke kampus STIS. Tahap kedua (TKD) dilakukan di kantor regional (kanreg) BKN. Tidak semua provinsi memiliki kantor itu. Jadi untuk provinsi yang tidak memiliki kanreg BKN, peserta tes tahap 2 melakukan tesnya di kantor BPS Provinsi atau kemungkinan terburuk mesti datang ke provinsi lain. Tahun lalu hanya sedikit provinsi yang tidak mengadakan tes TKD tahap 2 di daerahnya

      Like

  3. Hi Kak, aku imam dari sman tiga tambun selatan bekasi, aku pengen ikut tes stis karena aku suka matematika, hanya sayang nya…..ketika tes kesehatan aku …..buta warna partial, karena gen keturunan kakek aku…gimana ya…apa aku masih ada harapan di stis ka…mohon dibalas

    Liked by 1 person

    1. Hi Imam
      Buta warna parsial atau total sayangnya akan gugur di tes kesehatan STIS. Saran saya, pastikan lagi kalau memang menderita buta warna parsial. Semoga diberikan hasil terbaik. Semangat!

      Like

  4. kak daftar di bkn itu kan ada masukin foto dengan memegang ktp dan kartu akunnya. kalo belum ada ktpnya diganti sama apa? mohon infonya kak

    Liked by 1 person

    1. Hi Annisa
      Wah untuk info seperti itu baiknya bertanya dengan pihak BKN nya nis. Biasanya mereka punya contact center sebagai tempat bertanya. Atau bisa lansung bertanya ke pihak STIS mengenai pendaftaran. Kemungkinan bisa diganti dengan kartu keluarga atau mungkin SIM/paspor

      Like

    1. Hi Fadila
      Ada hubungannya dengan tingkat kemampuan matematika. Anggapan yang ada, dasar matematika yang kuat umumnya didapat di SMA jurusan IPA. Karena dasar ini amat dibutuhkan untuk menghadapi kalkulus, statistik matematika, dan banyak ilmu statistik lainnya. Sedangkan

      Kurikulum SMK mungkin tidak sedalam SMA dalam pembelaran matematika. Dikhawatirkan, lulusan SMK tidak dapat mengikuti alur perkuliahan.

      Barangkali itulah sebabnya. Persyaratan ini sendiri sudah begitu adanya. Bahkan dulu STIS hanya untuk lulusan SMA jurusan IPA (sekarang IPS bisa ikut untuk D3).

      Saya sendiri tidak beranggapan teman-teman SMK mutlak tertinggal dalam hal matematika. Mungkin memang benar kalau matematika SMK tidak sefokus SMA, namun pasti ada siswa SMK yang memiliki kemampuan matematika yang bagus. Lagipula, jika memang lulus tahap tes matematikanya, bukankah bisa jadi tolok ukur kalau siswa tersebut punya pemahaman matematika yang baik? Terlepas dari lulusan mana siswa tersebut

      Yah, meski begitu, hingga saat ini STIS hanya menerima mahasiswa dari lulusan SMA/MA. Moga ke depannya persyaratan ini dapat berkembang lebih baik lagi. Demi STIS lebih baik.

      Like

  5. Mau nanya,pada pendaftaran itukan harus mengunggah foto dg menunjukkan foto informasi akun dan ktp.saya sudah membuat ktp namun belum jadi,lantas apakah saya harus menunggu ktp saya jadi atau memakai kartu pelajar/ktp orangtua untuk sementara

    Liked by 1 person

    1. Hai Nadia
      Wah untuk info seperti itu baiknya bertanya dengan pihak BKN nya nis. Saya bukan panitia. Tidak berkapasitas menjawab pertanyaan seperti itu

      Biasanya BKN punya contact center sebagai tempat bertanya. Atau bisa lansung bertanya ke pihak STIS mengenai pendaftaran. Kemungkinan bisa diganti dengan kartu keluarga atau mungkin SIM/paspor

      Like

    1. Hi Fani
      Belum ada yang tau pasti mengenai hal itu. Untuk ketahanan, cobalah untuk latihan lari 8-12 menit tanpa putus. Untuk kecepatan, cobalah lari mengelilingi lapangan bola kurang dari 2 menit. Memang apa yang saya sarankan tidak ada dasarnya. Namun, barangkali bisa jadi porsi latihan yang bagus

      Like

    1. Hello Fani
      Kecuali mungkin panitia, belum ada yang tau kepastiannya bagaimana. Mungkin bisa bertanya dengan yang pernah tes fisik STAN untuk gambaran tes lari mereka. Barangkali sama/serupa

      Like

  6. “Kalau sudah pernah kuliah di tempat lain, masih boleh daftar?
    Boleh. Selama dari segi usia masih kurang dari 22 tahun per 1 Oktober, boleh. Tapi kuliah di tempat lama terpaksa dilepas atau wisuda dulu”

    Kata kakak kalo sudah berkuliah di tempat lain masih boleh daftar kalo sudah dilepas. Maksudnya gmn kak?
    Dilepasnya setelah lolos tahap akhir apa di lepas sebelum daftar stis?

    Terima kasih banyak kak infonya, sangat membantu, maaf baru comment krn memang baru baca

    Liked by 1 person

    1. Hi Elita
      Maksudnya dilepas kalau sudah berhasil masuk STIS. Nggak mungkin kuliah di 2 tempat di waktu yang sama kan hahaha.

      Nggak masalah kalau kamu daftar STIS walaupun status kamu sekarang adalah mahasiswa univ lain

      Like

  7. Kak, maaf kalo pertanyaanya aneh, krn aku memang gtw
    Kalo sudah lulus dan wisuda, belum jadi PNS, tp masih CPNS, CPNS itu ngapan? berapa lama biar jadi PNS?

    Liked by 1 person

    1. Hi lagi 😂
      CPNS sama artinya dengan pra PNS. Biasanya ada waktu setahun sebelum CPNS diangkat menjadi PNS dan ada sidangnya juga

      Nggak banyak beda CPNS dan PNS. Yang paling mencolok dari sisi gaji saja perbedaannya

      Like

    1. Karena mahasiswa yang lulus diperbolehkan tidak mengabdi ke BPS (tidak menjadi PNS) dengan syarat membayar biaya ganti rugi. Kamu akan tau sendiri berapa biaya ganti ruginya ketika menjadi mahasiswi STIS nanti. Yang pasti sampai ratusan juta

      Angkatan saya ada yang memilih keluar dari BPS setelah lulus dari STIS. Ia lebih memilih bekerja di swasta dan memang keputusannya harus dihormati

      Like

    1. Halo Tiara
      Tes tertulis matematika (tahap 1) tahun ini sudah berlalu. Lalu untuk ruang lingkup soalnya mencakup seluruh pelajaran matematika SMA. Untuk contoh soal bisa melihat postingan STIS saya yang lainnya. Link tersedia di atas ;))

      Like

  8. Kak saya mau tanya nih. Saya masih sekolah kelas xi sma, jurusan ips, dan tinggal di lampung, apakah saya bisa daftar stis tahun depan? Terkait bahwa D3 untuk daerah papua dan sekitarnya yang kakak tulis di atas, jurusan IPA/IPS. Atau D3 itu untuk orang yang di papua dan sekitarnya saja?

    Like

  9. ka, mau nanya saya kan ambil D3 itu beda nya sama D4 apa aja ka? .apakah gaji nya nanti pas bekerja gedean yang mana, dan penempatan kerjanya juga.

    Liked by 1 person

    1. Halo Imah
      Bedanya di gaji dan pangkat kedinasan. D4 pangkatnya 3A sedangkan D3 berpangkat 2D (kalau tidak salah). Gajinya lebih tinggi pangkat 3A. Tidak berpengaruh dengan penempatan kerja

      Like

    1. Hi Defina
      Nggak sampai yang kayak gitu kok. Tes kesehatan yang dimaksud istilahnya FULL MEDICAL CHECK-UP kalau di rumah sakit. Meliputi tes darah, urin, jantung, bebas narkoba, tetapi setau saya tidak sampai ke virginity test

      Like

  10. Assalamualaikum kak, bagaimana dengan adanya gigi berlubang, apakah mempengaruhi nilai di tes kesehatan nantinya, Makasih kak 🙂

    Like

    1. Hi Izni
      Tidak bisa dek. Sejak tahun 2016, calon pendaftar hanya dapat mendaftar ke SATU sekolah kedinasan. Jadi nggak bisa daftar ke STPN dan STIS barengan lalu lihat keterimanya di mana

      Masuk STIS saja sudaaaaaah

      Like

  11. Saya masih kelas 12 kak. Sekarang udah 14 agustus kak. Maba udah masuk, jadi pada saat tes kemaren tes kebugarannya jadi atau tidak ya kak? mohon dijawab kak hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s