Changeling (2008)

Ngomongin film lagi yuk!
Saya lumayan sering nonton film. Sampai-sampai, kalau ada pertanyaan dalam formulir apapun tentang hobi, dengan nekat saya mengisi “menonton film”. Saya pikir daripada cuma nonton doang, baiknya dibarengi dengan penyuaraan opini sekaligus latihan menulis hmm.

Kali ini, film yang sedikit akan saya bagi adalah filmnya Angelina Jolie keluaran tahun 2008, Changeling

changeling2bquad

Saya cukup yakin banyak yang tidak mengetahui film ini. Saya pun begitu. Awalnya bertemu dengan film ini karena kemarin tiba-tiba ngidam nonton film bertema crime-mystery. Dan bertemulah dengan poster filmnya. Angelina Jolie brow!

Bukan Angelina Jolie yang menjadi minat utama saya mulai menonton ini. Selain karena genre crime-mystery nya, premisnyalah berhasil mengundang ketertarikan bagi saya untuk segera memencet tombol ‘play’. Amat memikat

Film mengambil latar Los Angeles tahun 1928. Seorang single-fighter mother bernama Christine Collins bekerja sebagai admin operator telefon. Ia hidup bersama Walter Collins, anak laki-lakinya yang berusia 9 tahun. Bersama, hubungan ibu-anak yang ditunjukkan mereka sangat hangat. Ini dilatarbelakangi status Walter yang merupakan anak satu-satunya bagi Christine Collins

Suatu hari, sepulangnya dari kerja, Christine panik saat mendapati Walter tidak ada di rumah. Awalnya ia mengira Walter hanya bermain keluar rumah. Namun, kepanikannya itu semakin menjadi karena sampai malam menjelang Walter tak kunjung pulang. Walter bahkan tidak kunjung pulang sampai berbulan-bulan kemudian dan berita tentang hilangnya Walter Collins merebak hingga level nasional

Kurang lebih 5 bulan setelah hilangnya Walter, seorang anak kecil yang diidentifikasi sebagai Walter Collins ditemukan oleh kepolisian LAPD. Tetapi anehnya, Christine malah menolak sembari mengatakan anak itu bukan anaknya. Ia lalu menjelaskan ke LAPD bahwa mereka menemukan anak yang salah sedangkan LAPD sendiri bersikeras kalau anak yang baru mereka temukan adalah Walter Collins, anak Christine Collins. LAPD bahkan bertindak lebih jauh dengan mengecap Christine gila.

Apa yang terjadi? Benarkah anak yang baru ditemukan itu bukan anak Christine? Apakah ini hanya tipu muslihat Christine atau ia yang perlahan menjadi gila karena kehilangan anaknya?

changeling-2008
Adegan saat Christine Collins dipertemukan dengan Walter. Bisa dilhat bagaimana kagetnya sang ibu melihat sosok anaknya

Pada dasarnya, ini adalah film tentang seorang ibu yang kehilangan seorang anaknya. Jadi bisa dibilang ini adalah film yang sangat ‘perempuan’. Sepanjang film digambarkan bagaimana Christine merpertaruhkan segalanya agar ia dapat bertemu kembali dengan Walter. Bayangkan saja, seorang ibu melawan lembaga kepolisian.

Terkait dengan itu, kita disuguhkan pula tema dunia polisi yang korup dan juga suasana politik-hukum Amerika saat itu yang carut marut. Semua itu menjadi penopang jalannya film keluaran tahun 2008 itu.

Oke. Jadi ini salah satu film yang bikin saya geram di banyak waktu. Kurang lebih perasaannya mirip-mirip kita nonton sinetron. Ada banyak karakter yang minta digampar saking nyebelinnya. Padahal tidak ada istri kedua yang jahat atau mertua iblis pengincar warisan

Saya mesti tepuk tangan kepada karakter Capt. J. J. Jones yang berhasil memberi rasa dongkol yang nyata bagi para penontonnya. Capt. Jones di sini adalah polisi kotor yang sebisa mungkin menjaga namanya tetap bersih. Saat kebusukannya terpampang di depan Collins, kita segera tahu kalau ia antagonis utamanya dan jujur saja, ia antagonis yang cocok

Di luar itu, Angelina Jolie yang memerankan Christine Collins bermain dengan apik. Peran ibu frustrasi akibat kehilangan anak serta perempuan yang teraniaya terasa benar. Akting Angelina Jolie yang luar biasa bahkan sampai dinominasikan ke 81st Academy Awards. Lalu untuk akting pemeran pendukung lain juga terbilang prima. Seperti yang saya bilang, banyak karakter yang bikin penontonnya kesal dan itu artinya akting mereka bagus

Sebagai film yang menceritakan era 1928-1930an, suasanya yang digambarkan terlalu monoton. Skrin tayangan sebagian besar dipenuhi warna membosankan. Pergerakan kamera juga pasif, yang membuat film ini terasa sangat lama. Untung saja kelemahan-kelemahan itu tertutupi akting pemainnya yang bagus.

c078f8539a3706967b8eca51dcba871f-movie-lines-clint-eastwood

Satu lagi titik yang membuat saya terganggu adalah bagaimana cara Christine Collins meyakinkan kepolisian bahwa anak yang ditemukan itu bukanlah anaknya. Bukankah cukup dengan memberikan kesaksian dari orang yang mengenal Walter? Semisal dari guru sekolah Walter atau tetangganya. Pasti mereka tahu anak yang ditemukan itu Walter yang sebenarnya atau bukan. Yah, pada akhirnya kesaksian dari orang yang mengenal Walter tetap diberikan belakangan.

Secara keseluruhan saya menikmati film ini meski film ini rasanya terlalu panjang. Beberapa adegan seru seperti saat persidangan melawan kepolisian dan juga saat Collins dimasukkan ke rumah sakit jiwa menjadi momen-momen favorit saya dalam film ini. Selain itu, film ini juga diangkat berdasarkan peristiwa nyata lho! Menarik saja saat tahu kisah dalam film ini benar-benar terjadi.

Advertisements

26 thoughts on “Changeling (2008)

  1. Beban bgt pas ntn ini deh sesek gt. Lama krn emang durasinya lama bgt kan ahaha, tp sinematografinya baguuus. Btw ada lg del yg ttg ibu gt, film jepang: confession/kokuhaku. Ttg ibu yg balas denda krn anaknya dibunuh, tp balas dendamnya ga pake darah.

    Liked by 1 person

    1. Aku teralihkan kepala polisi, kepala rs jiwa, dan karakter nyebelin lainnya, sampai akhirnya nggak terlalu nyesekπŸ˜‚

      Sip. Langsung konsul ke om google tentang kokuhaku

      Like

  2. Jadi penasaran, kok aku ngebayangin nontonnya bakalan deg2an kaya nonton Shutter Island-nya Leo Dicaprio, atau Flight Plan-nya Jodie Foster gitu ya

    Liked by 1 person

    1. Wah, ketauan nih mbak hilma doyan film juga ahaha. Yak. Warna-warnanya mirip sama Shutter Island, tapi nggak se-creepy itu. Kalau sama Flightplan deg-degannya juga kurang lantaran Changeling ini lebih menyorot dramanya (imo)

      Terima kasih telah berkomentar mbak πŸ™‚

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s