Di Suatu Resepsi

Sang Suami, menatap kosong ke arah luar. Tidak jelas apa yang dipandangnya. Yang pasti wajahnya menyiratkan sendu. Raut yang sama sekali tak cocok dengan kemeriahan resepsi pernikahan anak perempuannya. Sebenarnya ia merasa malu karena merasa sedih di hari pernikahan Si Putri. Sebab itu, setelah lelah sekian lama memaksakan senyum di depan pelaminan, ia pergi menjauh. Sejauh mungkin dari putrinya hingga raut wajahnya tak terlihat dari kursi pelaminan.

Sang Istri, yang setahun lebih muda dari Sang Suami namun dengan sikap sepuluh tahun lebih bijak sadar akan kondisi suaminya. Perlahan ia berjalan ke arah lelaki yang bersamanya sudah dirasakan luluh lantak membangun keluarga. Pernikahan ini sendiri menandakan masuknya babak akhir cerita keluarga mereka. Tentu Sang Istri paham hal itu. Ia pun paham kalau suaminya juga paham dan bersedih karenanya. Tetapi sebagai istri yang baik, sudah menjadi kewajibannya untuk menanyakan kabar suami, sebaik atau seburuk apapun itu, meskipun ia sudah tahu jawaban sebenarnya.

“Tidak, tidak ada apa-apa.” jawab Sang Suami. Ia sadar meskipun ia jago berbohong, istrinya adalah satu-satunya orang yang tidak mampu ia bohongi. Namun entah kenapa ia tetap berbohong. Ia hanya merasa harus, untuk saat ini.

“Gadisku dicuri orang. Itu saja…”, kata Sang Suami, menyerah pada istrinya…

Lalu seperti yang diduga Sang Suami, Sang Istri tahu suaminya berbohong. Tetapi tidak seperti biasanya. Kali ini ia sengaja diam menunggu Sang Suami mengatakan sebenarnya. Dan benar akhirnya ia mengatakannya. Gadis mereka dicuri orang. Lalu mereka diam memandang jauh ke depan. Tirai baru hidup mereka resmi dibuka

Advertisements

14 comments

  1. Duh kak, coba telpon polisi. Pencurian itu masuk ke tindak pidana lho kak πŸ˜‚

    Sekarang tulisannya bahas pernikahan, mungkinkah ini pertanda… Skripsi segera kelar? Wkwkwk πŸ˜‚

    Liked by 1 person

    1. Hey, ada yang mencoba menulis serius di sini πŸ˜‚πŸ˜‚ Kalau pencurian yang ini nggak tau deh, soalnya disunnahkan uga kan haha

      Pintar sekali kamu menghancurkan mood orang dalam satu kali komen πŸ˜‚ Untuk skripsi ada secercah harapan yang terlihat… dan ngomong2 tentang nikah, besok temanya masih nikah lhooo *pentingbanget*

      Liked by 1 person

      1. Pencurian yang dihalalkan πŸ˜‚
        Alhamdulillah kalau ada harapan yang mulai bersinar kak, turut senang πŸ˜‚ duh, emang nih kayanya kak Fadel udah kebelet πŸ˜‚

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s