Cristiano Ronaldo dan Aleppo

Baru saja kemarin saya menonton video yang beredar di media sosial tentang dukungan Cristiano Ronaldo untuk warga Aleppo, seorang mega bintang sepak bola. Hal ini tentu cukup mengejutkan mengingat ia sama sekali tak ada hubungannya dengan konflik yang sedang terjadi di sana. Ronaldo bukan orang Arab, jelas bukan orang Suriah juga. Ia tidak punya keluarga di Suriah pun sulit membayangkan ia punya sahabat karib di sana. Setelah mempertimbangkan sekaligus menonton video itu sebelumnya, apa yang sekiranya dapat kita simpulkan? Menurut saya, jika Ronaldo sendiri sampai menyampaikan pesan begitu, konflik ini bukan lagi isu politik atau agama atau lainnya yang membuat Aleppo tak berhenti mengucurkan darah. Ini adalah isu kemanusiaan

ronaldoforsyria

“We know that you have been suffering a lot. I am a very famous player, but you are the true heroes. Don’t lose your hope. The world is with you. We care about you. I am with you.” – Cristiano Ronaldo to Aleppo

Beberapa orang dapat mengatakan kalau ini adalah konflik antara sunni dan syiah, pemberontak-pemerintah, ISIS serta Jubha el-Nusra. Banyak pula yang mengatakan ini akibat peperangan muslim dan non-muslim. Dan semenjak berkembangnya berita (atau sekedar cerita) dari laman ke laman, kedua anggapan di atas berbaur dengan ribuan kabar lainnya yang pada akhirnya membingungkan orang awam. Validasi dan klarifikasi pun menjadi sesuatu yang sulit dilakukan bagi kita di sini, yang hanya mengandalkan televisi dan media sosial untuk mengecek kebenaran berita. Berbeda dengan penduduk Aleppo yang merasakan sendiri detik demi detik perkembangan konflik. Jadi apa yang sebenarnya terjadi?

Yang (pasti) sebenarnya terjadi adalah sejak tahun 2011, lebih dari 600 ribu orang sudah menjadi korban tewas dan hampir seluruhnya warga sipil. Korban yang berjatuhan tersebut adalah buah pembantaian perang, tindak kebodohan umat manusia yang senantiasa terulang. Kalau boleh gamblang, bayangkan Anda tinggal di sana barang setengah hari saja. Bayangkan di saat hendak keluar membeli makan saja kita harus khawatir ada sniper yang dengan tenang mengeker kepala kita. Bayangkan kota serta rumah yang kita tinggali bersisa hanya puing-puing dan yang namanya hidup harus terus berjalan, tak peduli keadaan kita mau bagaimana. Bayangkan kita harus senantiasa berjaga di setiap melewati perempatan, berhati-hati kalau ada peluru melayang yang bahkan mampu menembus tembok. Belum lagi anak-anak serta wanita ikut menjadi korban. Anak-anak yang tidak hanya sulit mengintip besok tetapi juga masa setahun ke depan. Wanita yang kehormatannya direndahkan dengan hanya dijadikan liang nafsu dari manusia tanpa adab. Entahlah. Mungkin membayangkannya saja membuat kita merasa ingin melemparkan handuk putih tanda menyerah. Dan warga di sana sudah melakukannya. Melempar handuk putih, yang sepertinya tak digubris serius, hingga akhirnya warna putih itu berubah merah darah.

Betul Cristiano Ronaldo sudah sadar akan hal ini. Mujahid, ulama, Arab Saudi, Turki, PBB dan lainnya bahkan sudah tahu jauh lebih lama. Mereka pun sudah tahu alasan sebenarnya peperangan ini yang karena itulah mereka bergerak entah itu lewat diplomasi agar dilakukan gencatan senjata, membantu mengeluarkan warga sipil dari Aleppo, atau ikut turun ke jalan membela agama menjunjung kebebasan. Yang jelas masing-masing bergerak sepakat menuju akhir. Lalu bagaimana denganmu? Sudahkah berpihak ke satu sisi? Kalau memang belum tak mengapa. Cukup mengerti kalau ini adalah konflik kemanusiaan, di mana angka 600 ribu yang saat ini tertulis akan terus berlipat entah sampai berapa kali. Cukup mengerti kalau sebenarnya orang di sana sangat membutuhkan bantuan. Sekali lagi saya minta, coba bayangkan jadi mereka yang barangkali merencanakan hidup untuk 10 tahun ke depan tapi harus mati 10 menit setelah merencanakannya.

Tulisan ini memang dangkal dan sebisa mungkin dibuat tidak memihak. Yang coba saya katakan adalah: ayo bergerak demi Aleppo. Dengan doa kita, dengan akal kita, dengan nurani kita.


P.S. Video yang saya maksud saya tonton dari sebaran facebook. Bagi yang belum tau, coba iseng ke halaman ini (bisa diklik)

P.S.S. Lalu bagi yang memiliki link berita/bacaan yang sekiranya valid, bisa sekalian menyertakannya di kolom komentar (jika berminat). Saya sendiri tengah giatnya mengikuti berita-berita terkini tentang saudara kita di Aleppo sana. Barangkali dengan bantuan informasi dari pembaca dapat membuka mata kita semua tentang apa yang sedang terjadi di sana. Saya dengar mereka juga sedang berjuang melawan cuaca dingin yang katanya mencapai 3 derajat celcius pun beberapa sedang berjuang untuk pindah ke Idlib (bahkan Idlib diduga akan bernasib sama seperti Aleppo 😦 )

Advertisements

10 comments

  1. #Savehumanity.

    Hampir semua konflik. Mau itu mengatasnamakan politik, agama, ekonomi, siapa yang dzhalim pada siapa, itulah yang membuat masalah.

    Jadi ingat perkataan salah satu tokoh pahlawan (lupa siapa), “Bukan karena nasionalisme aku membela bangsa Indonesia. Tapi karena Belanda telah bersikap dzhalim terhadap manusia Indonesia. Jika Indonesia yang bersikap dzhalim terhadap Belanda, maka aku akan melawan mereka meski dari bangsaku sendiri.”

    Tapi… tapi.. Ronaldo memang suka bikin melting soal begini. Apalagi waktu dia bawa anak korban Aceh ke Portugal. Huuuft. *jadi salah fokus*

    *kok jadi panjang komentarnya*

    Liked by 2 people

  2. Serius. Kemarin nangis pas liat video CR ini. Apalagi pas bilang “I am with you”
    Ah, tidak. Apa yang terjadi pada saya? Pada kita semua?
    Masih banyak orang diluar sana yang belum tahu (atau bahkan nggak mau tahu) tentang kabar dari Aleppo sana… 😦
    Di saat bahkan yang saudara sendiri gak peduli, Ronaldo bikin video ini… *meleleh*
    Ronaldoooo, I am with youuuuuu ❤

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s