Ternyata Lipgloss itu Rasanya Kayak Blue Band ya…

Sewaktu jadi moderator bareng Kurniawan Gunadi kemarin, saya mesti pakai make-up. Sebenarnya saya menolak, tapi make-up artist dadakan kami memaksa. Mau nggak mau saya ngalah. Toh jarang2 juga saya punya kesempatan dimake-up orang (cewek lho)

Sebenarnya sih bukan make-up juga. Wong cuma dibedakin aja kok. Btw bedak dalam make-up namanya jadi foundation ya? Ah entahlah. Yang jelas yang dipake dipipi terus warna tuh pipi bisa jadi lebih cerah, item, pink, oranye, sawo mateng, sawo mentah, sawo benyek dan varian sawo lainnya. Untuk 5 menit pertama ada make-up artist yang memoles bedak. Namun setelah itu saya mau belajar make sendiri, make bedak pake bantalan gitu lho. Ternyata asik juga. Dari pada pakai tangan saya yang kasar ditempa cucian beras dan deterjen. Jauh lebih baik dengan bantalan itu.

Bantalan itu ditotol-totol ke bedak yang bentuknya kayak marmer halus. Cuma karena nggak puas kalau cuma ditotol, itu bantalan saya gosok-gosok ke bedaknya. Efeknya luar biasa. Tak lupa juga saya oleskan bedaknya ke bagian leher agar tak seperti cabe-cabean. Cabe-cabean yang saya perhatikan (bukan berarti suka merhatiin cabe-cabean ya -_-) memiliki wajah seputih susu namun leher hitam sehitam daki.

Lalu selesai. Saya cukup puas dengan kerja saya. Berikutnya si make-up artist dadakan ini ngomel lagi. Katanya bibir saya jadi kelihatan pucat banget. Pecah-pecah pula. Maka solusi yang ditawarkan adalah pake lipgloss

Nah ini nih. Lagi-lagi saya keberatan. Seumur-umur belum pernah saya pakai lipstik, lipgloss atau saudara lip-lipan lainnya. Ya iyalah. Pola pikir saya sudah terbentuk kalau lip-apapunitu hanya untuk perempuan dan banci. Saya bukan perempuan dan tak akan pernah menjadi banci. Wajar saya menolak. Tetapi si make-up artist ini mencontoh MC laki-laki yang ternyata sudah pakai lipgloss duluan. Hasilnya nggak mencolok sih. Warna bibirnya masih kelihatan seperti bibir biasa, namun lebih berkilau. Wow..

Tanpa ba bi bu lipgloss itu saya rebut dari tangan si perias (ngetik make-up artist ribet). Saya sempat tanya tutorialnya dan mulai berkreasi. Posisi bibir saya tidak terlalu dimonyongkan karena pose natural ini bibir sudah monyong dari sananya. Lipgloss itu digerakkan seperti sedang menggosok gigi. Bedanya kali ini di bibir. Beberapa kali saya sempat mengecap rasa dari lipgloss itu. Ternyata rasanya mirip Blue Band, margarin kelewat terkenal itu. Lumayan enak sih tetapi kalau ditabur gula baru jos

Selesai. Eh tapi katanya ketebalan. Benar juga. Saya mengaca dan memonyongkan bibir sedikit, lalu seketika saya langsung mual. Si perias memberikan tisu untuk menghapus. Bekas lipstik yang cemong di sekitar dagu tanpa ragu saya hapus namun saya bingung gimana cara menghapus yang pas di tengah tengah bibirnya. Ia bilang cara menghapusnya adalah melebarkan tisu lalu biarkan si bibir mengatup-ngatup tisu itu. Buka-mingkem-buka-mingkem terus sampai putih tisu itu menyerap pink berlebihan di bibir.

Tada~ Sesi make-up berakhir. Saya tidak mual lagi saat bercermin yang artinya itu bagus. Kata si perias ini namanya no-makeup makeup. Jadi seperti tidak pakai make-up padahal sebenarnya pakai. Setelah saya perhatikan baik-baik memang benar, tak banyak perubahan yang terjadi. Hmm.. Buat apa pake make-up kalo gitu -__-

Sumber komik: sini

Advertisements

47 comments

  1. Aku punya banyak lipstik lho mau cobak nggak??? Warnanya juga macam2, emmmm rasanya nggak kaya margarin kok.

    Hahaha… sebenernya lucu juga ya kalau cowok ngomongin makeup. Akkk…

    Like

      1. Macho dari mana??? Kan semut imut, bukan semut macho…

        Ada yang kurang tuh…. alis gimana alisss????

        Like

      2. Duh.. Alis alis alis… Mungkin karena punya alis yang tebal-hitam-berkilau jadi nggak digubris sama periasnya heuheu

        Btw Mbak Mo, aku aslinya macho lho. Cuma emang lagaknya agak imut gimana gitu. Hmm.. agak ngondek yaa -_-

        Liked by 1 person

      1. Wkwk nggak ada fotonya seriusan dhin. Karena emang normalnya nggak suka berselfie ria, apalagi dengan kondisi di waktu itu… Lagian… takut korban berjatuhan kalau dishare di sini 😆

        Liked by 1 person

  2. whahahahahah welcome to girls life.
    foundation itu yang kayak krim itu, kalau make up modern jaman sekarang ga pake beda, itu namanya tehnik countour wkwkwkwk :3

    lip gloss itu macem macem juga bang, ada yg natural ada yg rasa rasa. yang rasa blue band itu (haha) pasti natural, ada juga yang rasa stoberi. mau coba? :3

    Liked by 1 person

    1. Rasanya seperti masuk dunia yang bener-bener asing –” Foundation, countour, lip gloss natural, dan pasti masih banyak lagi ya…

      Wah kalau ada yang manis stroberi tanpa dikasih gula boleh juga. Kayak makan lolipop

      Like

  3. Foundation sama bedak itu beda hahaha. Btw, kok dipakein lipgloss sih sama makeup artist nya? Aku aja cewek gak doyan lipgloss, lengket2 gitu soalnya. Tapi gak kaya blue band juga sih :))

    Like

    1. Bzz.. emang rese ka. Ngomong2 lipgloss yang aku pakai nggak lengket, malah licin2 becek gitu. Mungkin yang aku pakai yang natural, kayak yang mbak gadis bilang haha

      Like

    1. Artificial beauty.. wow
      Teori yang sangat menarik. Tinggal bikin hipotesis, buat survey, olah, lalu analisis. Tada~

      Tetapi sepertinya memang benar kalau wanita ingin kelihatan cantik. Masalahnya definisi cantik yang dipegang orang beda2 huhu. Jadinya banyak wanita yang sudah cantik namun tidak sadar. Kayak kata Harry Styles, you don’t know you beautiful 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s