Kurang Apa Lagi?

“Mungkin di mata cewek ituΒ kamu masih ada yang kurang…”

Masih ada yang kurang katanya.

Kupikir aku sudah kurang ganteng, kurang kaya, kurang rapi, kurang wangi, kurang pinter, kurang tinggi, kurang rajin, kurang jantan, kurang manis, kurang imut. Dan itu pun masih ada yang kurang

Aih, kurang apa lagi coba?

Advertisements

20 comments

      1. kayaknya bang fadel meditasi dulu kali ya tiap bikin tulisan humor receh begini.
        semacam Sigmund Freud yang dengan kerennya memikirkan hal hal spele jadi penting kayak keseleo lidah. intinya bang fadel ini udah berpsikoanalisis

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s