IPA CONVEX 2016

Kepanjangannya Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition…

Kepanjangan yang panjang

 

Tahun ini sudah menginjak gelaran yang ke-40 dan saya baru tahu ada yang namanya IPA CONVEX tahun ini dari sebaran whatsapp ke whatsapp. Tahun ini IPA CONVEX 2016 diadakan di JCC Senayan 25-27 Mei 2016. Yah awalnya iseng aja pengen dateng lihat eksibisi, stand, dan pameran-pameran keminyakan Indonesia. Sama sekali tidak punya ekspektasi apa-apa. Ternyata… LUAR BIASA!

DSCF5720.JPG

Saya rasa event ini sudah termasuk event internasional karena pengelolaannya luar biasa. Walaupun terbuka untuk umum, tetapi semua pengunjung diberlakukan cukup spesial. Masing-masing diberi kartu masuk pengunjung yang spesial!

Pintu Masuk

Bener bener seperti di bandara. Mau masuk banyak penjaganya lengkap dengan mesin metal detector. Sudah lewat mesin  metal detector langsung disambut device pengisian (bukan kertas lho) daftar tamu. Saat itu lagi-lagi saya iseng. Nama ditulis nama asli lalu kolom asal perusahaan saya isi dengan ‘POLWAN’. Keputusan yang saya sesali karena ternyata seusai saya submit sebuah kartu pengenal bertuliskan visitor dengan nama dan asal keluar. Kartu identitas itu dilengkapi tali gantungan, harus dipakai selama di dalam. Orang-orang di dalam mengenal saya sebagai “Fadel – Polwan”

Di Dalam

Banyak stand dari perusahaan perminyakan Indonesia, mulai yang sudah terkemuka sampai yang baru saya tahu ada. Untuk perusahaan yang multinasional bahkan internasional umumnya punya booth yang megah nan mewah. Contohnya Conoco Phillips di atas. Dan sepertinya, yang paling dapat jatah booth yang luas dan atribut fenomenal adalah yang ini:

PERTAMINA

DSCF5687

Pertamina main gila-gilaan di sini. Mereka ngeluarin semua senjata buat memenangkan hati para pengunjung. Komputer interaktif high tech, pameran produk minyak, mba2 SPG yang buanyak, plus ini:

DSCF5690

Mereka bawa masuk mobil F1 ke dalem -_-

Mobil yang sama dinaiki Rio Haryanto bersama tim Manor Racing. Bahkan Rio Haryanto ikut silaturahim dalam bentuk papan stand. Saya yakin buat nyiapin stand yang biasa-biasa saja perlu dana yang lumayan apalagi yang begini. Tetapi mungkin balasannya setimpal. Masyarakat menjadi semakin dekat dengan Pertamina seiring mereka terus berkomitmen memberikan yang terbaik ke masyarakat. Dari stand ini aja kelihatan niatnya.

Oh ya, Pertamina juga turut mengundang orang-orang dari Saung Angklung Udjo. Anak2 Mang Udjo ini emang keren banget dah. Mereka ngajarin kita gimana caranya buat main angklung, termasuk ke saya yang baru pertama kali memegang angklung beneran. Ada banyak banget penonton pada sesi ini. Kami, pemain angklung dadakan, memainkan 3 lagu yang dipandu terpusat. Ambilkan Bulan Bu, Heal the World nya Michael Jackson, dan We Are the Champions nya Queen. Mainnya sih gampang. Toh cuma digoyangin tuh bambu. Yang sulit nyamain ketukannya kami semua. Satu orang kan cuma megang satu nada. Terakhir, angklung yang dikirain dikasih pinjem buat belajar ternyata dikasih beneran! Weleh. Alhamdulillah bawa oleh2 angklung.

Berikut penampakan di booth Pertamina:

Sayang saya datang ke sana 1 jam sebelum tutup. Tak banyak yang bisa kami lakukan berhubung beberapa stand sudah tutup atau sedang beres2 mau tutup. Meski begitu pengalaman saya di sini tetap saja berkesan. Bisa mengetahui (sedikit) seluk beluk dari perminyakan minyak dan gas di Indonesia dari brosur dan stand perusahaan minyak yang hadir. Terlebih dengan melihat sendiri, menjadikan ilmu ini semakin berasa nyata 🙂

Nb: Pulangnya macet parah!

 

Advertisements

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s