Bersyukur karena Bersin

Sewaktu bersin, karena sudah refleks dan kebiasaan, mulut ini mengucapkan ‘Alhamdulillah’. Teman yang lain pun menyambut, ‘Yarhamukallah’.Kemudian saya teringat dengan film Inggris yang pernah ditonton. Salah satu karakternya bersin, dan ibunya yang seorang lady membalasnya ‘Bless you’. Insting  kepo saya pun berdering…

Bersin sejatinya adalah reaksi ilmiah tubuh ketika ada benda asing yang masuk melalui hidung, mulut, atau tenggorokan. Bersin dimaksudkan membersihkan hidung dan tenggorokan dari benda asing tersebut. Oh ya, bersin juga terjadi akibat reaksi udara dingin, bau menyengat yang kuat, atau alergi. Yang menarik adalah bagaimana orang zaman dahulu bereaksi atas bersin ini dan kebiasaan mereka secara turun-temurun sampai ke kita.

Dan setelah mengembara di dunia maya, ternyata selain ungkapan di awal tadi, masih ada lagi ungkapan dari beberapa adat dan kebudayaan sebagai respon dari bersin. Teman-teman kita di Cina (atau yang sekarang Tiongkok -_-) merespon Chánɡ Mìnɡ Bǎi Suì yang artinya semoga hidup seratus tahun lagi. Bahasa Filipina atau Tagalog punya ungkapan yang unik ketika mendengar bersin, yaitu Naligo ako ah! atau Hey, saya sudah mandi! Di Jerman mengucapkan Gesundheit! artinya secara bahasa kesehatan. Bahkan di Perancis punya beberapa level yang semuanya sulit ngucapinnya. Kalau bersin yang pertama kali à tes / vos souhaits – to your wishes  bersin yang kedua à tes / vos amours – to your loves, dan bersin yang ketiga qu’elles durent toujours – that they last forever. Padahal jarang-jarang bisa bersin 3 kali berturut-turut.

Ada beberapa penjelasan yang saya temukan, yaitu:

  1. Di saat bersin, jantung kita seperti berhenti berdenyut (lebih tepatnya melambat) untuk sesaat. Jadi ketika bersin itu selesai, kita seperti baru saja melewati maut. Maka dari itu, bersyukurlah
  2. Pada tahun-tahun mencekam umat manusia akibat pes, yaitu pada peristiwa yang dikenal dengan The Black Death, bersin dan batuk adalah salah satu gejala pes ini. Paus Gregory VII dikatakan menyarankan supaya menyebut “God Bless You” dengan maksud orang bersin didoakan sembuh atau yang didekatnya tidak tertular.
  3. Beberapa orang zaman dahulu percaya bahwa ketika bersin roh manusia seperti keluar bebas dari hidung kita ketika bersin dan coba tebak, ada setan yang siap siaga mengambil alih roh bebas itu. Untuk itu diucapkan god bless you. Agar si setan mengurungkan niat
  4. Adanya anggapan bahwa bersin menandakan/mendatangkan keuntungan. Makanya diungkapkan rasa syukur
  5. (HR. Bukhari no. 6224 dan Muslim no. 5033) “Apabila salah seorang dari kalian bersin, hendaknya dia mengucapkan ‘Alhamdulillah’ sedangkan saudaranya atau temannya hendaklah mengucapkan ‘Yarhamukallah’ (Semoga Allah merahmatimu). Jika saudaranya berkata ‘Yarhamukallah’ maka hendaknya dia berkata, ‘Yahdikumullah wa yushlih baalakum’ (Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki hatimu),”

Dari hasil yang saya temukan, dapatlah disimpulkan mengucapkan rasa syukur ketika orang bersin adalah hal yang bagus. Hukumnya sunnah malahan. Saya bahkan melihatnya seperti mengucapkan terimakasih. Simpel, tapi bisa begitu bermakna…

Advertisements

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s