Kentut

Ada yang kentut!

Itu hanya teriakan dalam hati. Tanpa suara.

“ADA YANG KENTUT!!!”

Itu baru teriakan lantang. Penuh suara.

Biar tau rasa. Sempat-sempatnya buang angin dalam Transjakarta penuh sesak. Pasti dia malu. Moga rasa malu ini bisa mencegah terjadinya ‘pengeboman’ kedua

“…”

Jangan melihat ke arahku! Bukan aku!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s