Monggo Mampir

Hmm, barusan mampir ke blog (tumblr lebih tepatnya) teman satu kuliah. Niatnya sih iseng aja. Teringat si kawan ini punya blog juga dan beberapa kali kulihat bekerjasama dengan facebook menyebarkan eksistensi blognya. Aku tahu ia punya blog juga. Yang aku nggak tau seaktif apa dia. Dan jawabannya telah kudapat setelah tadi mampir. Bahkan sekarang aku pun masih bertamu, belum benar-benar pulang. Blognya masih menggantung di window tab sebelah tab ini. Jadi, menjawab tanya benakku, seberapa aktif dia? SANGAAAATTT!!!

Ada 5 huruf ‘A’ dan 3 huruf ‘T’  di kata sangat di atas yang seharusnya masing-masing huruf tersebut hanya ada satu. Tapi aku menuliskannya lebih. Kenapa? Untuk menandakan hiperbol. Atau juga sekedar mengungkapkan rasa iri pada mereka yang telah begitu produktif di dunia blog. Oh ya, aku juga menambahkan 3 tanda seru untuk mendramatisir

Dan kerennya semua yang diproduksi dari pabrik blog kawanku ini berkualitas langit. Semua dikerjakan dengan penuh cinta, yang terlihat dari tiap postingan karyanya. Hasilnya? Postingannya sangat orisinil, karena sangat menggambarkan penulisnya. Kita jadi bisa membayangkan rupa dan perilaku penulis hanya dengan membaca tulisan 500 katanya. Orang yang membaca pun akan senang karena merasa kenal dengan penulis. Merasa bisa lebih dekat dengan penulis untuk memuaskan kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang ingin selalu mengenal orang lain. Intinya blog kawanku ini digandrungi karena karakteristiknya yang khas. Ditambah lagi ada timbal balik dari kawanku ini kepada para pengunjungnya sehingga mereka merasa dihargai dan dihormati. Kodrat manusia juga yang merasa senang apabila dihargai dan keberadaaanya diakui. Serta merta blog mereka menjadi pasar sosialisasi

Yah, tidak semua postingannya merupakan hasil karya sendiri. Memang postingan re-blog tidak sedikit, tapi postingan re-blog ini menjadi pemanis. Seperti bumbu koya di atas soto, choco granule di atas cappucino sachetan atau bedak di wajah Putri Indonesia. Blog tersebut jadi terlihat meriah, lebih indah, dan juga semarak.

Dibandingkan dengan punyaku yang sepiiii -_-

Isinya campur aduk, centang perenang, porak poranda, awut-awutan, dan amburadul (tambahkan sendiri frase bermakna sama). Aku sendiri bertanya apa yang kutulis di sini. Sekarang ini aku berbicara tentang tauhid, 21 menit kemudian aku berbicara tentang kode rahasia android, bisa jadi beberapa jam nanti aku berbicara tentang 7 penyakit mematikan bagi kucing. Entah apa yang kutulis selama ini. Sama sekali tidak ada visi. Berbeda dengan blog kawanku ini. Ia memiliki koridor sendiri dan tiap postingannya dipastikan berada di koridor yang sama. Seperti yang kubilang, punya karakteristik dan orisinil, makanya bisa dikenali.

Kualitas tulisan pun aku kalah jauh. Milik kawanku mampu menghembuskan nafas di tiap titik-komanya. Milikku? aku tak pandai menilai diri sendiri, tapi menurutku punyaku kalah bagus. Orang banyak yang bilang bagus itu relatif. Maksudnya definisi bagus bagi tiap orang itu berbeda-beda. Aku setuju. Tapi ada juga tingkat penafsiran bagus yang mutlak. Atau ada yang namanya majority’s opinion. Kalau mayoritas diminta menilai, aku cukup yakin kalau punyaku masih kurang bagus dan disuruh banyak belajar.

Hm, memang yang mendasari aku menulis postingan ini berawal rasa iri. Melihat blognya yang ramai, disesaki orang yang setia menunggu postingan baru. Tapi setelah dirasa dan ditimbang, aku tidaklah begitu cemburu. Aku akan tetap menjalankan blog ini dengan caraku. Biarlah orang yang datang hanya berasal dari bimbingan Mbah Google dan bukan karena aku mengenal mereka. Biarlah untuk sekarang aku dan pembaca (alias kamu) belum memiliki hubungan. Tapi aku berharap bagi siapa yang membaca tulisanku merasa terpuaskan, merasa tercapai tujuannya dan juga menikmati apa yang kutulis. Aku sendiri bangga bisa menyediakan apa yang sekiranya orang butuhkan selagi aku berbagi secuil kisahku. Moga semua yang kutulis dapat bermanfaat 🙂

Advertisements

5 comments

    1. Hehe, gak nyangka muncul di sini… Masih pemulah rat. Rasa rendah diri masih mengambang…

      Si ‘kawan’ mainnya di tumblr. Agak nyesek juga sih ngeliat ramenya tumblr

      Like

      1. baca berdasarkan related post sih kak hahahaha.ihhhh jangan gitu juga, semangaatt kaak, bentar lagi fans ka fadel jadi bejibun atuh mah.
        tumblr sih asik, tapi berat dikuota, #tetepkekeuhhemat

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s