Halalkah Forex Trading?

Sewaktu mengantar teman mengunjungi ‘bandar’ trading, saya bertanya-tanya apakah yang teman saya lakukan ini haram atau tidak. Karena teman yang saya kenal ini cukup religius. Tapi mengapa ia bermain forex trading? Dalam pemahaman saya selama ini, forex (foreign exchange) trading itu semacam menaik lotre. Jadi kita beli semacam saham. Saham tersebut kemudia kita pantau perkembangannya setelah beberapa waktu. Apabila harganya lebih tinggi, maka kita dapat untung. Lebih rendam maka rugilah kita. Jadi semacam untung-untungan begitu. Entahlah. Saya sendiri kurang paham dengan konsepnya jadi belum bisa saya pastikan sendiri hukumnya.

Setelah berselancar di dunia maya, didapatlah beberapa hasil berikut:

Berdasarkan pembahasan tadi, Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 28/DNS-MUI/III/2002 tentang kegiatan transaksi jual beli valas pada prinsipnya dibolehkan, asalkan memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Tidak untuk spekulasi(untung-untungan)
2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga(simpanan)
3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara kontan/tunai. Dan apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar(kurs) yang berlaku (di market rate) pada saat transaksi dilakukan. Selengkapnya Fatwa MUI tentang Trading Forex.

Masih menurut Fatwa MUI yang sama, trading forex/ jual beli valuta asing sendiri dapat dikelompokkan menjadi berikut:
  • Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.
  • Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2×24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah)
  • Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).
  • Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s