Cara (Benar) Merawat Jeans

Semenjak diciptakan pada 1871 oleh Jacob Davis bekerja sama dengan Levi Strauss & Co, jeans sudah menjadi gaya pakaian seluruh orang di dunia. Tak berlebihan kalau saya sebut sudah menjadi gaya hidup. Intip saja keluar kalau tak percaya. Entah itu sekedar ke warung atau ke mall a la grande, sudah pasti ada yang memakai celana jeans. Gayanya yang unik dan khas dapat diterima oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Uniknya, pertama kali jeans diciptakan untuk penambang dan koboi.

Jeans terbuat dari denim (kapas tebal yang dililitkan hingga kuat), menghasilkan bahan yang kuat dan tak mudah koyak. Dan karena terbuat dari benang yang berbeda pada umumnya, ia membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Bagaimana perawatannya?

  • Tidak mencuci jeans

“Lha? Emang nggak kotor? Bau dong!” Mungkin.

Pada dasarnya jeans tidak diciptakan untuk dicuci. Karena bahan denim itu akan rusak (menciut/longgar) hingga ke fiber, menghilangkan warna ‘indigo’ pada jeans, fibernya menjadi kasar ketika dicuci. Bahkan untuk bahan denim yang tidak ‘prewash’ jeans tersebut akan menyusut bila dicuci. Akhirnya nggak bisa dipakai lagi

Fakta kalau jeans lebih baik tidak dicuci tidak datang dari orang sembarangan melainkan para perancang jeans dan lain sebagainya. Ambil beberapa contoh berikut:

Hiut Denim: “Raw denim is best given a good six months before washing. The longer you can leave it, the better your jeans will look.

Atau saran dari merek jeans terkemuka Inggris Albam: “There are many thoughts on how to care for your jeans, some say, ‘Wear them ever, wash them never,’ others simply wash them as much as they can. Whichever method you prefer, we have found that wearing them as often as possible gives the best fades.

“Jadi gimana dong kalau emang udah kotor banget?” Hmm

Kalau memang terpaksa dicuci, kamu bisa mencucinya dengan air dingin plus sedikit deterjen dan lebih baik mencucinya dengan tangan. Atau cukup dengan merendamnya, kucek sedikit dan keringkan. Jangan mencucinya terlalu lama. Dengan cara itu tidak akan  terlalu merusak bahan denim. Mungkin bisa juga ambil saran dari Tellason berikut:“We did not wash these jeans and neither should you. If you must, turn them inside out, wash with very little soap in cold water and hang to dry.

jeans1

  • Menaruhnya dalam freezer

Yah, mungkin yang ini terdengar tidak biasa. Tapi percayalah ini cara yang cukup efektif. Dengan menghindari mencuci dengan air, membersihkan tanpa air adalah solusi masuk akal dan mendinginkannya adalah cara tepat. Umumnya cara ini dilakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap dari jeans.

Logikanya, yang menyebabkan bau dan kotor adalah kuman dan bakteri. Dengan memasukkannya ke dalam freezer sama artinya membunuh bakteri dan kuman yang ada di bahan denim tersebut. Yah, bagaimanapun tidak semua bakteri langsung mati dalam kedinginan

  • Keringkan jeans dengan sinar matahari

Maksudnya untuk tidak memakai mesin pengering. Mesin pengering akan menyebabkan jeans menyusut. Membiarkan jeans kita terkena angin berarti memberikan udara bagi fiber jeans. Pastikan saja jeans tersebut tidak terkena sinar matahari langsung karena dapat melunturkan  warna gelap jeans

  • Rendam dalam air cuka

Nggak, kamu nggak salah baca. Cuka

Coba merendam jeans milikmu dalam air dingin bercampur cuka. Tambahkan secangkir kecil cuka ke air dingin (airnya harus cukup banyak sepertinya) dan biarkan selama satu jam. Jangan khawatir jeans mu akan berbau masam semasam cuka. Bauknya akan hilang seiring keringnya pakaianmu.

Teknik ini mengunci warna jeans, menjaga warna gelap jeans dan jeansmu akan bersih. Dan apabila “harus” memakai mesin cuci, bisa dicampu ke mesin cuci nya, tapi ingat, tanpa deterjen

Source:

http://laundry.reviewed.com/

http://www.theguardian.com/fashion/2014/oct/24/why-you-should-never-ever-wash-your-jeans-unless-you-really-really-have-to

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s